WELCOME TO ARDHA SITE'S. THANKS SO MUCH, PLEASE VISIT AGAIN. Share Your Knowledge although One Word.

Sabtu, 29 Juni 2013

TATA SURYA



A.Tata Surya dan Karakteristiknya
Tata Surya merupakan susunan benda-benda langit yang terdiri atas Matahari, planet-planet, asteroide, komet, serta meteor yang berputar mengelilingi Matahari.

1.    Matahari Sebagai Pusat Tata Surya
Matahari merupakan pusat dari tata surya dan Bumi yang kita tempati ini merupakan salah satu anggota tata surya. Matahari sebagai bintang yang menjadi pusat tata surya hanyalah salah satu dari jutaan bintang yang ada dalam galaksi. Matahari sama dengan bintang- bintang lain yang bertebaran di malam hari yang cerah. Akan tetapi, Matahari jauh lebih dekat ke Bumi maka Matahari tampak seperti piringan bercahaya yang besar, sedangkan bintang-bintang lain hanya merupakan titik-titik cahaya.
2.    Anggota Tata Surya
Semua benda langit ini beredar atau berevolusi mengelilingi Matahari dengan lintasan edar berbentuk elips. Akibatnya, dalam setiap revolusi, anggota tatasurya ini pada suatu waktu berada pada titik terdekat dengan Matahari dan pada waktu lain berada pada titik terjauh dari Matahari. Titik terdekat dengan Matahari disebut titik perihelium, sedangkan titik terjauhnya disebut titik aphelium. Kecepatan gerak planet dalam menempuh lintasan revolusinya tidak selalu tetap. Pada saat dekat titik perihelium kecepatannya lebih besar dibandingkan dengan saat planet tersebut di dekat titik aphelium.
a.    Matahari
Matahari adalah sebuah bintang yang terdekat dari Bumi. Jarak rata-rata Bumi ke Matahari adalah 149.600.000 km.Jarak ini disebut sebagai satu satuan astronomi (SA atau AU = astronomical unit). Dalam tata surya, Matahari merupakan pusat dan penggerak anggota-anggotanya. Karena pengaruh gaya gravitasi Matahari, semua planet beredar meng elilingi Matahari, demikian juga benda-benda angkasa lainnya seperti komet. Matahari sendiri juga berotasi pada sumbunya dengan arah rotasi sesuai dengan arah rotasi sebagian besar planet dan satelit. Perioda rotasi pada bagian
equator Matahari adalah seki tar 34 hari, sedangkan rotasi dikutubnya memerlukan waktu sekitar 27 hari. Perbedaan itu dikarenakan Matahari berbentuk gas, sehingga bagian ekuator dan bagian kutubnya mempunyai gerak yang berbeda.
Matahari merupakan salah satu bintang di antara jutaan bi ntang yang menghiasi galaksi Bima Sakti. Matahari bukanlah bintang yang besar, tetapi karena letaknya dari Bumi lebih dekat dibandingkan dengan bintang-bintang yang lain, maka Matahari tampak seperti sebuah bola bercahaya yang besar, sedangkan bintang-bintang yang lain tampak seperti titik bercahaya. Sumber panas dan cahaya Matahari berasal dari reaksi fusi, yaitu penggabungan inti-inti unsur hidrogen dan unsur helium pada suhu yang sangat tinggi. Suhu di pusat Matahari sekitar 35 juta derajat Celsius. Panas ini merambat dari bagian dalam ke bagian luar bola Matahari. Suhu di permukaan Matahari adalah sekitar 6000 derajat Celsius. Panas inilah yang dipancarkan ke ruang angkasa hingga akhirnya mencapai pemukaan Bumi.
b.    Planet
Sampai saat ini dikenal delapan planet yang mengelilingi Matahari selain Pluto yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus. Planet-planet tersebut tidak memancarkan cahaya sendiri, tetapi mendapat penyinaran dari Matahari. Kata planet berasal dari bahasa Yunani, yaitu planetei yang berarti pengembara. Memang demikian kenyataannya, kedudukan planet-planet terhadap Matahari tidak tetap, tetapi bergerak dari barat ke timur, kecuali Venus dan Uranus. Selain planet-planet berevolusi mengelilingi Matahari, planet-planet juga berotasi pada sumbunya.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Follow by Email

Google+ Followers

Nomor Kunjungan anda:

Translate