WELCOME TO ARDHA SITE'S. THANKS SO MUCH, PLEASE VISIT AGAIN. Share Your Knowledge although One Word.

Rabu, 29 Mei 2013

MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM


Model Pembelajaran Kuantum

a.    Pengertian model pembelajaran kuantum
Menurut Porter pembelajaran kuantum adalah pengubahan belajar yang meriah dengan segala nuansanya. Kata quantum berarti interaksi yang mengubah energi menjadi cahaya, dengan demikian quantum teaching adalah pengubahan bermacam-macam interaksi yang ada di dalam dan di sekitar momen belajar.
b.    Sintaks model pembelajaran kuantum
Kerangka rancangan pembelajaran kuantum dikenal dengan istilah TANDUR yang di dalamnya memiliki 6 tahap atau fase yaitu:
1) Tumbuhkan berarti menumbuhkan minat belajar siswa dengan cara memberitahukan manfaat materi yang akan dipelajari.
2) Alami berarti guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh pengalaman-pengalaman umum yang dapat dimengerti oleh mereka.
3) Namai berarti guru menyediakan kata-kata kunci, konsep, rumus yang merupakan materi utama yang menjadi pesan pembelajaran.
4)   Demonstrasikan berarti guru menyediakan kesempatan bagi siswa untuk dapat menunjukkan kemampuannya.
5)  Ulangi berarti guru menunjukkan kepada siswa cara-cara mengulang materi dan menegaskan bahwa mereka benar-benar tahu akan apa yang dipelajari.
6)   Rayakan berarti guru memberikan pengakuan atas upaya yang telah dilakukan siswa dalam menampilkan penyelesaian, partisipasi, pemerolehan keterampilan dan ilmu pengetahuannya.
c.    Kelebihan dan kelemahan model pembelajaran kuantum
1)   Kelebihan model pembelajaran Kuantum adalah
a) Pembelajaran kuantum berpangkal pada psikologi kognitif, bukan fisika kuantum meskipun serba sedikit istilah dan konsep kuantum dipakai.
b) Pembelajaran kuantum lebih bersifat humanistis, bukan positivistis-empiris atau nativistis.
c)    Pembelajaran kuantum lebih konstruktivistis, bukan positivistis-empiris, behavioristis.
d) Pembelajaran kuantum memusatkan perhatian pada interaksi yang bermutu dan bermakna, bukan sekedar transaksi makna.
e)  Pembelajaran kuantum sangat menekankan pada pemercepatan pembelajaran dengan taraf keberhasilan tinggi.
f) Pembelajaran kuantum sangat menentukan kealamiahan dan kewajaran proses pembelajaran, bukan keartifisialan atau keadaan yang dibuat-buat.
g) Pembelajaran kuantum sangat menekankan kebermaknaan dan kebermutuan proses pembelajaran.
h)   Pembelajaran kuantum memiliki model yang memadukan konteks dan isi pembelajaran.
i)   Pembelajaran kuantum memusatkan perhatian pada pembentukan keterampilan akademis, ketrampilan (dalam) hidup, dan prestasi fisikal atau material.
j)   Pembelajaran kuantum menempatkan nilai dan keyakinan sebagai bagian penting proses pembelajaran.
k)   Pembelajaran kuantum mengutamakan keberagaman dan kebebasan, bukan keseragaman dan ketertiban.
l) Pembelajaran kuantum mengintegrasikan totalitas tubuh dan pikiran dalam proses pembelajaran.
2)   Kelemahan model pembelajaran kuantum adalah
a)    Membutuhkan pengalaman yang nyata.
b)   Waktu yang cukup lama untuk menumbuhkan motivasi dalam belajar.
c)    Kesulitan mengidentifikasi keterampilan siswa.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Follow by Email

Google+ Followers

Nomor Kunjungan anda:

Translate